PESAN  PESAN  HAKIM   AGUNG  PADA  MALAM  PERPISAHAN DAN  PURNA BAKTI  KPTA  BANTEN

Dari Lima Hakim Agung yang memberikan wejangan dan arahan pembinaan antara lain :

  1. Kepada segenap pimpinan Peradilan Agama untuk terus meningkatkan kemampuan dan keakuratan dalam pengelolaan SIPP perkara di masing masing peradilan agama.
  2. Juga harus terus diupayakan peningkatan dan menjaga hasil penilaian dari APM  dan ZI sebagimana menjadi tekad dan komitmen Badilag MARI.
  3. Siapa pun Pimpinan Pengadilan dilingkungan Peradilan Agama yang ingin terus meningkatkan prestasi karirnya maka ukurannya harus sukses dan berhasil dalam peningkatan pengelolaan  SIPP, APM dan ZI peradilan , begitupun yang kurang peduli dan tidak mampu mengurusnya maka dia termasuk kurang mampu juga menjaga amanah kepemimpinannya.
  4. Tentang hukum acara di pengadilan sebagai hukum publik maka hakim harus berpedoman pada ketentuan Hukum Acara tersebut, kesalahan hakim dalam penerapan hukum acara dapat dikategorikan sebagai “ un professional counduct” dan dapat dikenakan sanksi administratipe.
  5. Sedang bila terhadap hukum materiil hakim memiliki wewenang sesuai dengan prinsip kebebasan hakim dalam mengadili perkara.
  6. Hakim mempunyai kewajiban untuk terus menggali dan memperdalam kemampuan hukum dalam membekali dirinya guna memperkokoh kemampuannya dalam menangani perkara yang ditanganinya.
  7. Karenanya Hakim harus terus banyak membaca dan membuka wawasan keilmuannya secara lebih luas lagi.
  8. Yang tidak kalah pentingnya hakim juga harus terus menjaga kesehatan agar dalam menjalankan tugasnya dapat dilakukan secara sempurna. 

Pesan dan arahan dari Dirjen Badilag MARI :

  1. Dirjen Badilag bertekad agar peradilan agama  menjadi pengadilan role model  bagi Peradilan di Indonesia,   Badilag tidak ada keraguan untuk melaksanakan program ini.
  2. Salah satu program prioritas Badilag pada tahun 2020 adalah pelaksanaan Zona integritas (ZI) bagi satker untuk  selanjutnya  mendapatkan predikat WBK  dan WBM, karena Salah satu efek positif dari ZI adalah peningkatan kesejahtraan berupa kenaikan tunjangan.
  3. Seluruh aparatur peradilan agama mulai dari Pimpinan, hakim, Panitera, Sekretaris dan seluruh jajaran hingga staf honorer harus terus bersemangat menjalankan program-program Badilag.
  4. Dalam TPM awal tahun 2020,  ketua kelas IA yang meraih ZI dipromosikan menjadi hakim tinggi, wakilnya naik menjadi ketua kelas IA, para hakimnya diperbolehkan memohon ketempat mana mutasinya.
  5. Pimpinan dan hakim satuan kerja yang telah meraih rangking SIPP dipanggil ikut fit and propert test untuk promosi jabatan.
  6. Kebersihan kantor adalah hal utama “JIKA SAAT SIDAK DITEMUKAN KEADAAN KANTOR DALAM KEADAAN KOTOR, PANITERA DAN SEKRETARISNYA AKAN DIKENAKAN SANKSI”
  7. Sistem PTSP harus selalu dikontrol dengan baik, demikian juga Dekorum penataan ruang sidang sesuai standar badilag tidak hanya untuk ruang sidang utama, tapi untuk keseluruhan ruang sidang yang tersedia.
  8. Dirjen Badilag telah melakukan kerjasama internasional dengan negara Australia, Malaysia, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar dll demi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
  9. Didalam negeri Ditjen Badilag juga telah bekerjasama dengan kementrian/lembaga seperti Kemenlu, Kemendagri, Kemenag, OJK dll guna memastikan Badilag hadir ditengah-tengah masyarakat.
  10. Dirjen Badilag mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh aparatur PA yang telah merespon kebijakan Badilag. “ SALAM HORMAT SAYA BAGI SAUDARA ORANG-ORANG YANG HEBAT DAN ORANG ORANG YANG BERPRESTASI.
  11. Jika ternyata ada pelaksanaan program badilag dalam ZI atapun APM yang bertentangan atau menyalahi ketentuan hukum Acara yang berlaku beritahu kami untuk memperbaiki system yang ada.